Tampilkan postingan dengan label Konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konstruksi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 April 2021

Peralatan Konstruksi Bangunan yang Umum Digunakan

Peralatan Konstruksi Bangunan - Dalam dunia konstruksi ataupun bangunan, peralatan merupakan faktor yang penting dalam mempengaruhi proses penyelesaian pekerjaan tersebut. Jika peralatan kerja kurang memadai maka nantinya dapat menghambat jalannya proses pembangunan.

Peralatan Konstruksi Bangunan yang Umum Digunakan

Dengan demikian, peralatan konstruksi bangunan ini merupakan hal yang penting yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pekerjaan konstruksi. Apalagi jika pembangunan yang dilakukan merupakan pembangunan sarana dan prasarana publik yang berskala besar, tentu saja membutuhkan sejumlah alat konstruksi yang memadai.

Peralatan Konstruksi Bangunan yang Umum Digunakan

Adapun kegiatan konstruksi bangunan tersebut meliputi pembuatan gedung, penggalian jalan, hingga membuat tempat rekreasi. Berikut ini adalah beberapa peralatan konstruksi bangunan yang umumnya sering digunakan yaitu sebagai berikut :

1. Dozer

Alat ini merupakan alat berat yang di bagian depannya sudah dipasang menggunakan blade. Fungsi dari alat ini yaitu untuk mendorong atau memotong material.

2. Tower crane

Alat ini memiliki bentuk yang besar dan tinggi sehingga dapat memudahkan dalam mengangkat ataupun mengangkut material. Alat ini juga bisa digunakan untuk menggeser ataupun menahan muatan.

3. Bar bender and bar cutter

Umumnya alat ini dipakai untuk membengkokkan besi atau baja dengan pengaturan sudut tertentu secara cepat dan rapi.

4. Excavator

Umumnya alat ini sering dijumpai pada proyek yang berskala besar. Biasanya berbentuk seperti mobil besar dengan warna kuning. Alat konstruksi yang satu ini terdiri dari beberapa bagian seperti keranjang, tracker, lengan, kabin, dan bahu. Penggunaan alat ini biasanya diaplikasikan untuk mengeruk sungai, menghancurkan bangunan, meratakan tanah, serta memasang batangan pondasi.

5. Concrete vibrator

Alat konstruksi yang umumnya digunakan untuk proyek konstruksi bangunan dan bertugas menghasilkan getaran tertentu sehingga dapat memastikan tuangan beton menjadi lebih sempurna. Dengan begitu hasil beton akan menjadi lebih padat, tahan, dan memiliki kualitas yang tinggi.

6. Compactor

Alat ini berfungsi untuk memadatkan tanah yang hendak digunakan pada suatu proyek. Tidak hanya berfungsi memadatkan tanah, namun juga dapat membuat tanah menjadi lebih rapat.

7. Asphalt finisher

Umumnya alat ini merupakan media yang berfungsi untuk menghamparkan campuran aspal yang sudah diproduksi. Alat ini terdiri dari dua variasi yaitu crawler dengan roda kelabang dan dengan jenis roda karet.

8. Pneumatic tired roller

Peralatan berbentuk roda-roda penggilas dengan ban karet yang dimana roda-roda tersebut dapat menghasilkan tekanan tersendiri terhadap tanah. Apabila tekanan semakin besar maka semakin besar pula tekanan yang diberikan pada tanah.

9. Motor grader

Jenis traktor yang memiliki kegunaan untuk meratakan permukaan tanah dan biasanya digunakan pada proyek pembuatan jalan dengan kemiringan tertentu.

10. Dump truck

Jenis kendaraan truk yang berukuran besar ini banyak dimanfaatkan untuk mengangkut barang seperti kerikil, pasir, dan tanah. Pengoperasian alat ini biasanya memakai hidrolik.


Alat pemeriksaan mutu beton dengan tidak merusak beton tersebut. Dengan menggunakan metode ini tentu dapat memperoleh data yang cukup banyak meskipun dalam waktu yang relatif singkat dan dengan biaya yang cukup murah.

Alat ini juga sangat berguna untuk mengetahui keseragaman material beton pada struktur karena kesederhanaannya. Melakukan pengujian dengan alat ini dapat memberikan hasil dengan cepat dan singkat. Hammer test juga banyak digunakan dalam uji kelayakan bangunan.


Jenis alat ini berguna untuk melakukan pengukuran jarak tertentu dari suatu titik ke titik lainnya. Alat ukur ini bekerja dengan menggunakan laser untuk mengarahkan laser tersebut ke batas jarak yang ingin di ukur. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan alat ini juga lebih akurat dan cepat.


Perangkat pengukuran ini dipakai untuk mengecek material dari bangunan seperti beton yang dimana dapat mengetahui adanya rebar pada suatu material beton tersebut atau tidak. Rebar ini merupakan sebuah komoditi baja yang banyak dipakai tulangan dari struktur untuk menguatkan bangunan atau konstruksi.


Penggunaan alat ini sebagai media pengujian yang dipakai untuk melakukan pendeteksian adanya sebuah kecacatan atau kegagalan pada suatu material.

Senin, 23 Maret 2020

Besi Baja

Besi Baja - Besi baja merupakan salah satu jenis material konstruksi yang paling banyak digunakan. Besi baja merupakan material yang kokoh dan mudah didapatkan sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai proyek konstruksi bangunan.

Besi Baja
Sumber : Distributor Alat Ukur Indonesia
Meskipun pada dasarnya besi dan baja dibuat dari bahan utama yang sama, namun ada perbedaan antara materi besi dan baja. Baja sendiri juga dibuat dari unsur besi yang ditambah dengan berbagai unsur lainnya.

Pengertian Baja

Baja dibuat dengan memadukan berbagai materi atau unsur seperti besi, karbon, kromium, nikel, silikon, sulfur, mangan, alumunium, nitrogen dan oksigen. Dengan kekuatan tarik yang tinggi dan biaya pembuatan yang relatif murah membuat baja banyak digunakan untuk keperluan pembangunan bangunan. Bagian bangunan seperti konstruksi, pagar, hingga kanopi dapat dibuat dengan baja ringan.

Berbeda dengan besi yang dapat dikatakan berunsur tunggal, baja dengan berbagai unsur tambahannya memiliki sifat yang lebih kokoh. Terlebih lagi, baja diproduksi dengan campuran karbon dengan kandungan kurang dari 2,1% sehingga cocok difungsikan untuk berbagai keperluan.

Perbedaan Besi dan Baja

Seperti yang disebutkan di atas, baja terdiri dari berbagai macam bahan utama sedangkan besi merupakan material murni tanpa campuran bahan lainnya. Hal tersebut membuat besi dan baja memiliki karakteristik yang berbeda, yang mana besi lebih mudah berkarat sedangkan baja memiliki sifat anti karat dan tahan terhadap udara lembab. Akan tetapi dalam hal elastisitas, besi memiliki tingkat elastisitas yang lebih tinggi dibandingkan baja yang cenderung kaku.

Namun dengan penambahan unsur karbon membuat tingkat kekerasan dan daya tarik baja menjadi lebih baik. Namun, yang paling mencolok adalah baja memiliki kekuatan 1000 kali lebih baik jika dibandingkan dengan besi murni, serta memiliki daya redam yang jauh lebih kecil sehingga penggunaannya sangatlah luas.

Sifat Baja

Baja memiliki sifat yang berbeda - beda tergantung dari hasil produksinya. Akan tetapi secara umum baja tahan terhadap karat, memiliki sifat magnet yang kuat, koefisien muai yang tergolong rendah, tahan terhadap beban maupun tekanan, hingga tahan terhadap asam. Selain itu, baja juga mempunyai tampilan yang mengkilap serta memiliki karakter kuat, keras, dan awet sehingga sering digunakan sebagai bahan pembuatan perkakas.

Jenis - Jenis Baja

Jenis - jenis baja yang ada di pasaran disesuaikan dengan kebutuhan pada konstruksi baja. Akan tetapi pada umumnya baja dapat dikelompokan dalam 2 garis besar yaitu :
  • Baja karbon (carbon steel) yang terdiri lagi dari tiga macam baja, yaitu baja karbon rendah yang sifatnya mudah ditempa, baja karbon menengah yang sifatnya lebih kaku, serta baja karbon tinggi yang cenderung sangat kaku dan sulit untuk dibengkokkan maupun dipotong
  • Baja paduan (alloy steel) yang dibuat dengan berbagai macam bahan dengan tujuan meningkatkan kekerasan, kekuatan tarik, menambah sifat mekanik pada temperatur rendah, serta meningkatkan ketahanan terhadap oksidasi dan reduksi. Baja jenis ini juga dikelompokkan dalam 3 jenis yaitu baja paduan rendah yang elemen paduannya kurang dari 2,5%, baja paduan menengah yang elemen paduannya 2,5% - 10%, dan baja paduan tinggi yang elemen paduan lebih dari 10%

Penggunaan Baja

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki baja, material ini sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari keperluan konstruksi bangunan hingga peralatan dapur. Misalnya, untuk pembuatan atap dan pagar rumah, pembuatan jembatan, rel kereta api, pembuatan menara, sebagai material untuk memproduksi mesin, mobil, kapal dan pesawat terbang,  material untuk memproduksi perkakas dan alat otomotif, hingga peralatan untuk memasak.

Selasa, 14 Mei 2019

Obat Pengeras Beton

Obat Pengeras Beton - Beton merupakan sebuah bahan bangunan komposit yang dibuat dengan mengkombinasikan agregat dan pengikat semen yang akan membentuk lapisan keras. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland yang dibuat dengan agregat mineral seperti kerikil, pasir semen dan air.

Sumber : alat uji kekerasan
Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan, namun sebenarnya beton tidak menjadi padat karena air menguap. Akan tetapi sifat semen yang dapat mengikat komponen lainnya secara bersama dan akhirnya membentuk material keras seperti halnya batu. Pengaplikasian beton ini banyak digunakan pada perkerasan jalan, struktur bangunan, pondasi, jalan, struktur parkiran, jembatan penyeberangan, dasar untuk pagar atau gerbang hingga semen dalam bata atau tembok blok.

Obat Pengeras Beton

Permasalahan cuaca dan iklim yang seringkali tidak menentu juga menghantui bidang konstruksi, pasalnya para pelaksana pekerjaan di lapangan dalam hal pengecoran selalu kerepotan dan khawatir karena umur beton matang itu pengeringannya paling tidak selama 28 hari. Sedangkan apabila cuaca sulit untuk ditebak dapat menyebabkan kualitas beton tersebut rusak, jadi hasil pengecoran yang kurang baik juga akan menimbulkan kerugian dalam bidang konstruksi.
Salah satu cara atau solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menambahkan zat aditif pada campuran beton. Zat aditif ini merupakan cairan untuk mempercepat sekaligus memperkuat beton, rekomendasi paling baik untuk zat aditif ada penjabarannya di bawah ini karena produk ini sudah di pakai dan teruji di pertambangan di Timika Papua.

Produk tersebut bernama PCM, Produk tersebut merupakan cairan pengeras beton dengan berbagai fungsi seperti halnya :

  1. Mempercepat pengeringan beton, plesteran, acian, dll yang akan mengefisienkan waktu dan biaya untuk tukang, obat ini akan sangat bermanfaat pada musim hujan
  2. Irit dalam penggunaan semen karena takaran semen bisa dikurangi, namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan semen juga tetap menjadi hal mutlak disini
  3. Lebih lengket atau solid dalam membuat beton
  4. Adukan lebih plastis sekaligus dapat mengurangi adukan yang terbuang ketika pemasangan dinding dan plesteran
  5. Lebih kedap air tanpa trasram
  6. Bebas dari retak rambut
  7. Lebih tahan terhadap perubahan cuaca
  8. Lebih tahan terhadap garam atau zat kimia
  9. Setelah pengecoran dak tidak perlu digenangi air
  10. Ukuran / ketebalan beton dan tulangannya bisa dikurangi yang tentunya juga akan menghemat material
  11. Lebih kuat dibandingkan bila tidak menggunakan obat pengeras beton, hal ini dapat kita buktikan menggunakan alat ukur kekerasan (hardness tester)
  12. Pembuatan beton dapat dilakukan menggunakan pasir pantai atau pasir biasa sekalipun